Jumat, 23 Oktober 2015

Berjuanglah

Perbandingan. :-) Hidup ini bagaikan mendaki gunung. Tak pernah letih, tak pernah lelah, tak pernah putus asa. Ketika kita dibawah gunung lihatlah keatas dan dakilah gunung itu secara perlahan lahan. Ketika di pertengahan tetaplah lihat keatas. Jangan pernah lihat kebawah. Tetaplah selalu mendaki sampai atas. Perlahan lahan kita pasti bisa mencapainya. Dan waktu akan selalu menemani kita. Bahwa kita akan selalu bersungguh sungguh. Dan puncakpun menunggu kita. Ketika kita sampai dipuncak. Keindahan dunia akan kita tatap! bahwa keberhasilan ada didepan kening dan mata kita!

Selasa, 20 Oktober 2015

ir soekarno

Ir. Suekarno Lahir dengan nama kusno, dan karena sakit diganti dengan ayahnya diganti denganan nama Suekarno. Besar harapan anak kurus itu menjelma enjadi kesatria layaknya tokoh pewayangan, Adipati karno. Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Suekarno berhasil mengguncang podium, berteriak :kita harus merdeka sekarang! Akibatnya dia dipenjera selama 4 tahun. Dituduh menghasut dan membrontak. Tapi keberanian tidak pernah padam. Pledoinya yg sangat terkena, indonesia menggugat mengantarkannya di Edge, lalu ke benggkulu. Dibengkulu, Suekarno beristirahat sejenak dari politik. Hatinya tertambah pada gadis muda bernama Fatmawati. Padahal Suekarno masih menjadi suami Inggit Garnasih, perempuan yang lebih tua 12tahun dan selalu menjadi perisai baginya ketika dipenjara maunya dalam pengasingan. Kini, Inggit harus rela melihat sang suami jatuh cinta. Ditengah kemelut rumahtangganya, jepang datang mengobarkan perang Asia Timur Raya hingga para pejuang pada mati tertembak. berahi Suekarno kembali bergelora. Hatta dan Sjahir, rival politik Suekarno mngingatkan bahwa jepang tidak kala Bengisnya dibanding belanda. Tapi Suekarno punya keyakina, jika tidak cerdik kita bisa memaafkan jepang utuk meraih kemerdekaan. Hatta terpengaruh, tapi Sjahir tidak. Kelompok pemuda progresif pengikut Sjahir ikut mencemooh Suekarno-Hatta sebagai kolaborato, keyakinan Suekarno tak guyah. Sekarang kemerdekaan ini wujud Tanggal 17 Agustus 1945. Diatas rumah panggung, haji Omer said (HOS) cokroaminoto berwejang kepada suekarno muda: manusia itu sama misteriusnya dengan alam, tapi jika kau bisa menggenggam hatinya, mereka akan mengikutimu. Kalimat ini selalu dipegang Suekarno sampai dia mewujudkan impiannya Indoesia Merdeka. Dan para pejuang serta rakyat begitu gembira lalu mengibarkan bendera sang merah putih. Indonesia Merdeka!

Minggu, 18 Oktober 2015

Peneldanan Dharma Perguruan Tinggi

peneladanan dharma perguruan tinggi tanggapan saya: saya sangat setuju dosen itu tidak hanya melakukan kewajiban mengajar saja. tatapi melainkan mereka juga bisa melakukan kemayarakatan dan membangun tri dharama perguruan tinggi dan tidak hanya memberikan mahasisewanya. dan harus memberikan ilmu kepada masyarakat yg lebih luas lagi, krn masyarakat jg sangat membutuhkan ilmu dari bapak dosen jg. dg begitu pila belum ckp utk lebih baik. begitu puloa dg pengembangan kitab suka pada agama yg harus disampaikan. dan pengaembangan wisausaha agar para mahasiswa bisa untuk berkarir dan tdk dpt meminta orang tua secara menerus. dan oleh karna itu semua maha siswa dan masyarakat digiring untuk kekampus agar bisa bisa mencapai citacitanya apa yg diingnkan bisa twerpenuhi dan menggapai angan mewujudkan manusia. orang unggul terpelajar.peran lingkungan akademis dlm peneladanan semu manusia ingn berkembang untuk lebih maju. dan sikap dosen yg lebih teladan berusaha semua mahasiswa akan lebih jadi maju dan jadi pemuda yg dendekia. Ikhtiar pemerataan label sekolah. Tidak salahkah kita memilih sekolah yg favorid karna ditempat itulah banyak alat alata dan kesediaan yg lebih banyak dan mahir, jadi kita kalo ingin mencari sesuatau atau informasi bisa lebih mudah. Dan disekolahan yg maju kita bisa ikut maju untuk maju kedepan bisa menjadi yg lebih unggul. Dan begiyu pula di sekolahan yg pedalaman tidak masalah yidak salah juga disetiap murid murid pasti mempunyai bakat masing masing. Jadi disekolah manapun sama baik fasilitasnya dan lain lain. Ikhtiar memakai perayaan hari merdeka. Saya tidak setuju. Benar sekali kemerdekaan bukan bukan berarti kita semua telah bebas dri tuntutan. Dan bukan pula perayaan dan pesta kesenangan menghambur hamburkan segala macam. Dan akan tetapi kemerdekaan itu pula kita bisa lebih bisa memajukan bangsa indonesia. Kita boleh lomba dan merayakan yg lebih positif lagi yaitu dengan lomba membaca ,menulus, mengghafal lagu lagu kebangsaan indonesia. Itu pun jarang anak anak yg bisa itu. Maka dari ini kita akan lebih menegaskian untuk adanya lomba tersebut.bahkan ini lebih baik dan kita masih menggaggap kemerdekaan kita butuh perjuangan yg sangan buyuh proses. Dan manusia banyak memiliki nilai nilai dan pengapdian atas merdekanya kemerdekaan kita.