Selasa, 27 Juni 2017

dieng indonesia

Setahun yang silam aku pernah mendaki gunung Prahu tempat keberadaannya di Dieng, aku tak pernah menyangka dengan keberadaanku waktu itu, rasya syukurku tiadanya hentinya saat mengingat sang Tuhan. bersyukur kaki yag lemah ini ternyata bisa sampai ke atas gunung, melihat sang awan penuh dengan hiasan dengan warna putih kebiru-biruan, banyak merintangi berbagai hal-hal, yaitu kedinginan, kelelahan, hingga kami tak bisa lagi untuk melindugan diri ini, angin yang begitu kencang menyapu debu-debu yang menghantam muka, mata, dan lain sebagainya, kami tak kuasa atas semua yag sudah terjadi, hanya untuk sampai kepucuk gunung melihat alam yang berada disekitar dan bawahnya begitu agungnya keindahan yang Tuhan lukiskan ini, oh Gunung...betapa gagahya dirimu ini, yang berdiri tegak menantag langit. engkau mampu menjulang tinggi mampu mencapai awan yang membiru. dan kau mampu memberi keindaha dengan warnamu yang hijau tampak terlihat subur dan makmur, padahal disitu panasnya yang menghantam dirimu.
Tubuhmu sangatlah besar, lebih besar dari lava yang ada diisi perutmu, lava yang panas dan membekar, tapi kau gigih dengan berdiri tegap menghadap segalanya.
@syukurku mendakimu dengan kaki yang lemah hingga mampu menembus awan biru dan mencapaimu setinggi-tingginya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar